Pengikut

Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Bunga Mei Hua

Bunga Mei Hua

Si cantik bunga mei hua.

Ingin tahu seperti apa bentuk dan rupa bunga Mei Hua? Bunga ini memiiki daun yang kecil-kecil berwarna merah muda dengan kombinasi keputih-putihan. Cuantik bangettt!

Nah, saat Imlek tiba, pohon Mei Hua ini suka ditambahkan pernak-pernik aksesoris, seperti angpau-angpau kecil dan lampion-lampion kecil dari kertas warna untuk dijadikan pelengkap dekorasi ruangan.

Tapi sebenarnya, pohon ini tak hanya sekadar pelengkap dekorasi ruangan saat Imlek saja. Pohon Mei Hua juga dianggap sebagai lambang harapan, keuletan, kebahagiaan, dan kesejahteraan. Uniknya, ternyata pohon ini mampu berkembang di sepanjang musim, tak peduli musim dingin atau musim panas.

Tahan di segala musim, termasuk musim dingin. Foto: wordpress.com

Legenda
Dikisahkan, kakak beradik Da Jui (Si Mulut Besar) dan Da Shou (Si Tangan Besar) memiliki sifat bertolak belakang. Da Jui berupaya menguasai harta adiknya dengan cara mengusirnya.

Dia yang pemalas dan serakah itu memberi si adik dengan bagian harta yang sedikit, yakni 3 rumah sederhana, 10 hektare sawah tandus, seekor anjing dan kambing. Karena sifat buruknya itu, lama-kelamaan harta Da Jui menipis. Bahkan keledai dan kuda pun dijual untuk membeli bahan makanan.

Pohon Mei Hua yang tinggi dan rimbun. Foto: dok.kidnesia.com

Da Shou dan keluarganya tetap berupaya bekerja keras. Dengan dibantu anjing dan kambingnya, ia mengerjakan sawah dengan tekun. Akhirnya hasil mereka berlimpah dan memiliki banyak cadangan makanan untuk musim dingin.

Melihat kesuksesan Da Shou, timbul niat jahat Da Jui untuk membunuh anjing dan kambing adiknya itu. Kedua hewan itu mati setelah makanannya ditaburi racun. Tentu saja keluarga Da Shou berduka. Lalu kedua hewan itu dimakamkan di pekarangan belakang rumah mereka.

Ketika memasuki musim semi tahun kedua, di atas makam tersebut tumbuh dua batang pohon kecil. Satu dari pohon tersebut bisa menghasilkan emas, sedangkan batang yang lain menghasilkan perak. Sejak itu kehidupan Da Shou menjadi makmur.

Dari cerita tersebut, kini masyarakat Tionghoa berupaya meneladaninya dengan memajang pohon mei hua setiap perayaan tahun baru Imlek.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Poskan Komentar